UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
SISTEM EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN

SISTEM EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN

Pengertian pembelajaran dalam Pasal 1 butir 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran dapat juga dilihat sebagai suatu proses yang berisi tahapan dalam mempelajari sesuatu, dan dapat pula berarti rentetan kegiatan perencanaan, pelaksanaan kegiatan sampai evaluasi, dan program tindak lanjut. Tujuan pembelajaran dinyatakan dalam bentuk kompetensi, yang berisi perpaduan dari pengetahuan, ketrampilan, nilai, dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.

Kompetensi dapat dilihat sebagai kemampuan minimal setelah mahasiswa menyelesaikan suatu mata kuliah, atau jika dilihat per bahan kajian maka kompetensi adalah kemampuan minimal yang harus dicapai oleh mahasiswa dalam penguasaan konsep atau materi kuliah yang diberikan dalam kelas. Kompetensi, materi pembelajaran atau bahan kajian, serta evaluasi pembelajaran hendaknya ada keterkaitannya satu sama lain, karena komponen-komponen tersebut mempunyai fungsi yang saling terkait. Kompetensi menyatakan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran berisi bagaimana mewujudkan kompetensi yang telah ditetapkan sebelumnya, sedangkan dengan evaluasi pembelajaran dapat diukur keberhasilan pencapaian kompetensi.

Evaluasi pembelajaran dapat dilakukan melalui pemberian tugas, soal, dan rubrik. Dengan demikian hasil belajar mestinya mencerminkan hasil evaluasi pembelajaran yang berlandaskan kesesuaian antara kompetensi dengan bahan-bahan yang digunakan sebagai komponen evaluasi. Sistem Evaluasi Hasil Pembelajaran ini merupakan sistem untuk mengevaluasi hasil pembelajaran (yang diperoleh melalui evaluasi pembelajaran) dihubungkan dengan tingkat kesesuaian antara kompetensi dengan komponen evaluasi pembelajaran.

Download Formulir Evaluasi Hasil Pembelajaran